SQ Reformation Center

13. Kerendahan Hati Pintu Gerbang Kelimpahan

Kerendahan hati adalah salah satu dari dua puluh sembilan karakter spesifik bagian dari Tabiat Karakter SQ (disamping 29 Tabiat Kepribadian EQ dan 29 Tabiat Jaim IQ). Ini adalah karakter penting pertama yang harus dipunyai sebagai pintu gerbang pembuka karakter lainnya, pembuka dalam belajar dan menguasai segala sesuatu, dan akhirnya pembuka pintu gerbang kelimpahan kita.
Kerendahan hati adalah strategi yang paling ampuh untuk maju, bagaikan tentara yang merendahkan tubuhnya untuk tiarap menghindari tembakan musuh sambil terus maju. Makin rendah posisi tubuhnya maka makin aman dan makin cepat bisa melaju, bayangkan kalau sambil berdiri (kesombongan atau tinggi hati) tentara itu maju maka akan dengan mudah menjadi sasaran peluru musuh.
Karakter ‘rendah hati’ pada dimensi SQ ini memancar dari Otak God Spot manusia dengan energi yang sangat tinggi sehingga mampu mengubah Kepribadian ‘rendah diri’ dimensi EQ serta mematikan Jaim ‘kesombongan’ dimensi IQ. Potensi energi dan frekwensi gelombang kerendahan hati inilah yang mampu menembus dan membuka gerbang sorgawi untuk mengakses kelimpahan sejati.
Kerendahan hati adalah sikap memandang hal dan orang lain tidak lebih rendah dari dirinya. Memandang kepada yang lebih miskin, lebih rendah kedudukannya, lebih rendah pendidikannya, lebih muda, tidak merasa ‘sudah tahu’ dalam mempelajari sesuatu, tidak menganggap sepele kepada hal yang sekecil dan sesederhana apapun.
Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Tinggi pun dengan kerendahan hati-Nya sudi untuk turun kedunia ini melalui Firman-Nya untuk menyapa dan menyelamatkan manusia yang paling rendah yaitu orang berdosa, maka kenapa kebanyakan kita tidak demikian ?. Pribadi rendah hati inilah yang memperkenan Tuhan untuk mendapatkan kunci pembuka sumber berkat kelimpahan-Nya.
Karakter rendah hati yang permanen dan konsisten sangat sulit atau bahkan tidak bisa diusahakan dengan kemampuan manusiawi. SQ Reformation akan memandu pemahaman dan penerapannya secara praktis.

.

9. Apa Penyebab Dosa Manusia?

Dosa manusia diawali sejak Adam turun kedunia. Seperti telah dijelaskan didalam semua Kitab Suci, ketika Adam & Hawa masih berada di Firdaus maka Tuhan memberikan aturan bahwa semua buah ditaman tersebut boleh dimakan ‘kecuali’ buah Pohon Pengetahuan yang dilarang. Yang terjadi kemudian adalah justru Adam memakannya, oleh sebab itu dia diusir Tuhan dari Firdaus untuk turun kedunia karena tidak layak menjadi penghuni Firdaus.


Dari peristiwa ini bisa dikaji kenapa Adam diusir kebumi?, maka pastilah karena dia bersalah atau berdosa. Tetapi masalahnya dosa macam apa yang telah Adam perbuat dengan pelanggarannya tersebut?.
Setelah Adam memakan buah Pohon Pengetahuan tersebut maka dia menjadi ‘tahu’ atau ‘mengerti’ akan yang benar dan salah, dengan kata lain Akal atau IQ nya mulai bertumbuh. Kesimpulannya, penyebab dosa adalah Akal kita, seperti tersebut didalam Firman bahwa ‘orang pandai sukar masuk kerajaan sorga’. Sifat dari Akal tersebut adalah makin dilarang maka dia semakin ingin tahu, dan cenderung untuk ‘ngakali’ atau ‘merekayasa’ kebenaran. Maka dibutuhkan SQ yang cerdas untuk mampu mengendalikan IEQ kita, karena makin bertambah umur manusia pasti dosanya semakin besar sebab akalnyalah yang selalu diandalkan.
SQ Reformation akan mencerdaskan SQ yang mampu mengendalikan dan memberdayakan Akal kita.

.

8. Keberuntungan atau Kasih Karunia Tuhan “Favour of God”

Semua kejadian-baik yang kita alami didunia ini bisa digolongkan sebagai ‘keberuntungan’ atau ‘kasih karunia’, hal ini sangat besar perbedaanya tergantung dari cara pandang dan berpikir kita. Keberuntungan adalah cara pandang (potensi) manusiawi IEQ, sedangkan Kasih Karunia adalah cara pandang (potensi) Ilahi SQ dari setiap pribadi. Tetapi tidak sesederhana itu, karena justru cara pandang dan berpikir itulah yang menghasilkan atau membuat kejadian baik tersebut terwujud. . Keberuntungan bersifat sesekali saja karena kita tidak tahu apa penyebabnya sehingga kita tidak bisa mengulangnya, sedangkan Kasih Karunia datang secara terus menerus didalam kehidupan kita karena mata SQ kita memahami sebab awalnya yaitu karena kita memerkenan Tuhan.

Kasih Karunia adalah ‘perlakuan istimewa’ Tuhan bagi pribadi yang memperkenan-Nya, sehingga membuat orang lain yang melihatnya menjadi iri dan merasakan ketidak adilan.

Hanya pribadi cerdas SQ  yang berkarakter Serupa Citra Tuhan layak mendapatkan Kasih Karunia didalam kehidupannya.

Inilah contohnya :

1. Didalam antrian sangat panjang pembayaran tiket digerbang tol, ketika mobil kita datang ternyata ‘pas’ loket disebelahnya dibuka sehingga kita bisa langsung bayar.

2. Ketika kita ikut suatu tender yang secara logika tidak mungkin menang karena ada pesaing Perusahaan-A yang menggunakan teknologi canggih dengan kualitas dan harga jauh lebih baik. Tetapi saat diumumkan ternyata perusahaan kita yang menang tender!. Selidik punya selidik ternyata penawaran harga dari Perusahaan-A tersebut terlambat datang karena salah alamat ?!.

SQ Reformation Center